Tolitol, globalnewsnusantara.id — Lapas Kelas IIB Tolitoli melaksanakan kegiatan IKRAR PEMASYARAKATAN Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan pada Jumat (08/05/2026) pukul 16.00 WITA hingga selesai. Kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen nyata jajaran pemasyarakatan dalam mendukung program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam mewujudkan Lapas dan Rutan yang bersih dari peredaran narkoba, penggunaan handphone ilegal, serta praktik penipuan.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli, Mansur Yunus Gafur, dan dihadiri oleh unsur Forkopimda serta stakeholder terkait. Turut hadir Kapolres Tolitoli AKBP Raden Real Mahendra, S.H., S.I.K. beserta jajaran, perwakilan Kodim 1305/BT, komandan Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Tengah AKP Suharyono, Polsek Baolan, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, organisasi mahasiswa, pejabat struktural, Satopspatnal, pegawai, CPNS, peserta magang serta rekan-rekan media.
Kegiatan diawali dengan apel bersama dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti seluruh peserta dengan penuh khidmat sebagai bentuk penguatan nasionalisme dan integritas aparatur.
Selanjutnya, dilaksanakan pembacaan IKRAR PEMASYARAKATAN Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli dan diikuti seluruh jajaran pegawai. Pembacaan ikrar tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam memerangi segala bentuk pelanggaran, khususnya peredaran handphone ilegal, penyalahgunaan narkoba, dan praktik penipuan yang dapat mencederai marwah institusi pemasyarakatan.
Dalam amanatnya, Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli, Mansur Yunus Gafur, menegaskan bahwa seluruh jajaran pegawai wajib menjaga integritas, meningkatkan pengawasan serta tidak memberikan ruang terhadap masuknya barang-barang terlarang ke dalam lapas.
“Penegakan disiplin dan penerapan zero tolerance terhadap pelanggaran menjadi komitmen utama guna mewujudkan Lapas Tolitoli yang bersih, aman, tertib dan berintegritas,” tegasnya.
Selain itu, warga binaan juga diingatkan untuk tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba maupun praktik penipuan yang dapat merugikan masyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib dan lancar serta mendapat dukungan penuh dari unsur aparat penegak hukum dan seluruh stakeholder yang hadir. Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Tolitoli menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan, meningkatkan integritas pegawai serta membangun sinergi bersama aparat penegak hukum dalam mewujudkan pemasyarakatan yang bersih dari handphone ilegal, narkoba dan penipuan.
Penulis : DWI









