Boltara Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Peluncuran Pendidikan Antikorupsi

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Boltara Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Peluncuran Pendidikan Antikorupsi

Boltara Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Peluncuran Pendidikan Antikorupsi

BOLAANG MONGONDOW UTARA, globalnewsnusantara.id — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan peluncuran Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi untuk jenjang PAUD, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah, Senin (11/5/2026).

Dalam kegiatan yang dilaksanakan secara virtual tersebut, Bupati Boltara diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Hi. Abdul Mutoh Daeng Mulisa, S.Pd., M.M., bertempat di ruang kerja Bupati Boltara.

Rakor dipimpin langsung Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Dr. Akhmad Wiyagus. Dalam sambutannya, Wamendagri menegaskan bahwa peluncuran pendidikan antikorupsi merupakan tindak lanjut dari komitmen bersama lintas kementerian dan lembaga yang telah ditandatangani pada April 2025.

Komitmen tersebut melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Kementerian Agama, Kementerian Dalam Negeri, serta Kementerian PPN/Bappenas.

“Ini merupakan bagian dari implementasi visi Asta Cita, khususnya dalam memperkuat reformasi hukum dan birokrasi serta pencegahan korupsi secara sistemik,” ujar Wiyagus.

Ia menekankan bahwa pendidikan antikorupsi menjadi strategi penting dalam membangun karakter generasi muda melalui penanaman nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab sejak usia dini.

Dalam rakor tersebut, Mendagri juga menginstruksikan seluruh gubernur, bupati, dan wali kota untuk segera menyusun regulasi turunan di daerah guna mendukung implementasi pendidikan antikorupsi. Selain itu, pemerintah daerah diminta mengintegrasikan pendidikan antikorupsi ke dalam kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler di sekolah.

Pemerintah daerah juga diwajibkan melaporkan pelaksanaan pendidikan antikorupsi melalui platform milik KPK serta memperkuat fungsi inspektorat daerah dalam melakukan monitoring dan evaluasi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, pimpinan OPD, Kejaksaan Negeri, serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Penulis : Na***

Berita Terkait

Plt Bupati Boltara dan Plt Kajati Sulut Perkuat Pengawasan Pembangunan Desa
Pemkab Boltara dan BPJS Kesehatan Bahas Tambahan 7.000 Peserta JKN
Pemkab Boltara dan PLN Matangkan Dukungan Kelistrikan untuk Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih
Kendalikan Harga Pangan, Pemkab Boltara Salurkan Ribuan Paket Sembako Bersubsidi
Pemkab Boltara Gelar Kurasi Produk UMKM Lokal, Buka Jalan Masuk Ritel Moderen
DARI CENGKEH Jadilah PRESIDEN PRABOWO, DORA SIGAR Dan JEJAK SEJARAH Sulut, Akankah Gub Sulut YSK WUJUDKAN MONUMEN SEJARAH DAN TOKOH PENDIDIKAN SULUT?
Plt. Bupati Boltara Pimpin Rapat Perdana Penguatan Koordinasi Dunia Pendidikan
Sekda Boltara Buka FGD KLHS dan Konsultasi Publik Penyusunan RDTR Pinogaluman
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:48

Pemkab Boltara dan BPJS Kesehatan Bahas Tambahan 7.000 Peserta JKN

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:38

Pemkab Boltara dan PLN Matangkan Dukungan Kelistrikan untuk Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:23

Kendalikan Harga Pangan, Pemkab Boltara Salurkan Ribuan Paket Sembako Bersubsidi

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:07

Pemkab Boltara Gelar Kurasi Produk UMKM Lokal, Buka Jalan Masuk Ritel Moderen

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:01

DARI CENGKEH Jadilah PRESIDEN PRABOWO, DORA SIGAR Dan JEJAK SEJARAH Sulut, Akankah Gub Sulut YSK WUJUDKAN MONUMEN SEJARAH DAN TOKOH PENDIDIKAN SULUT?

Berita Terbaru