MANADO, GlobalNewsNusantara.ID — Menyambut Hari Jadi ke-24 Propam Polri, Bidang Propam Polda Sulawesi Utara menggelar bakti sosial (baksos) dan bantuan sosial (bansos) di lima rumah ibadah di Kota Manado, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-24 Propam Polri sekaligus wujud kepedulian personel Propam Polda Sulut terhadap masyarakat dan lingkungan rumah ibadah.
Dalam kegiatan itu, personel Propam Polda Sulut melakukan aksi bersih-bersih lingkungan rumah ibadah serta menyerahkan bantuan sosial berupa sembako kepada pengurus maupun tokoh agama.
Lima rumah ibadah yang menjadi lokasi kegiatan yakni Masjid Al Amin Aspol Pakowa, Masjid Nurul Yaqin Sario, Gereja GPdI Bukit Zaitun Kleak, Gereja Pentakosta di Indonesia Glory Manibang, serta Pura Ganesha Polda Sulut.
Kabid Propam Polda Sulut Kombes Pol Reindolf Unmehopa mengatakan, kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Jadi ke-24 Propam Polri sekaligus bentuk kepedulian dan pengabdian Polri kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan bakti sosial dan bantuan sosial ini, kami ingin berbagi serta mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat dan para tokoh agama. Propam tidak hanya menjalankan tugas penegakan disiplin dan etika anggota Polri, tetapi juga hadir memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Kombes Pol Reindolf Unmehopa.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan, toleransi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Sulawesi Utara.
Ia juga berharap momentum Hari Jadi Propam Polri dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga kerukunan antarumat beragama serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.
“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga kerukunan serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Sulawesi Utara,” pungkasnya.
Hari Jadi ke-24 Propam Polri pun menjadi momentum bagi Bidang Propam Polda Sulut untuk memperkuat kepedulian sosial, membangun kedekatan dengan masyarakat, serta merawat semangat toleransi dan kerukunan di Bumi Nyiur Melambai.(Kif)








