Kasus Tambang Emas Ilegal Bikin Heboh: Terpidana PETI Agusri Lewan “Raib” dari Lapas, Diduga Ada Orang Sakti di Belakangnya

Sabtu, 27 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bolmong – GlobalNewsNusantara.ID | Kasus tambang emas ilegal di Bolaang Mongondow kembali menggemparkan publik. Nama Agusri Lewan (GL), terpidana Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), kini jadi sorotan karena diduga tidak pernah benar-benar menjalani hukuman meski telah divonis pengadilan.

Agusri Lewan, yang dikenal luas sebagai “raja tambang ilegal” dengan penghasilan puluhan kilogram emas dari Tanoyan, sempat ditahan Polres Kotamobagu pada 10 Mei 2020. Kasusnya bahkan membuat banyak pelaku PETI di Bolaang Mongondow Raya (BMR) berhenti beroperasi lantaran GL dianggap sosok “kebal hukum”.

Polres Kotamobagu telah melimpahkan kasus ini ke Pengadilan Negeri (PN) Kotamobagu, yang menjatuhkan putusan 10 bulan penjara dan denda Rp100 miliar. Namun, setelah banding di Pengadilan Tinggi (PT) Manado, hukumannya dikurangi menjadi 8 bulan dan denda Rp50 miliar.

GL disebut sempat dibawa ke Lapas Kelas I B Amurang. Tetapi hasil penelusuran terbaru justru mencengangkan: nama Agusri Lewan tidak pernah tercatat sebagai narapidana resmi di lapas tersebut. Informasi internal menyebut ia hanya dititip di ruang Pinaling selama tiga hari, lalu menghilang tanpa jejak.

Yang lebih janggal, hingga kini Kejaksaan Negeri Kotamobagu belum menerima Surat Pemberitahuan Pembebasan (SP) dari Lapas Amurang sebagaimana prosedur hukum seharusnya. Artinya, status Agusri Lewan sebagai terpidana masih penuh tanda tanya.

Publik pun menduga ada “orang sakti” di belakang Agusri Lewan yang membuatnya bisa lolos dari jeratan hukum. Kasus ini menimbulkan pertanyaan besar soal integritas penegakan hukum di Sulawesi Utara, terutama dalam memberantas tambang emas ilegal yang selama ini merugikan negara hingga miliaran rupiah.

Hingga berita ini diturunkan, Jumat (26/9/2025), tim media belum berhasil meminta klarifikasi langsung dari Agusri Lewan. Sang terpidana PETI itu diduga kuat menghindar dari sorotan publik.(Kif)

Berita Terkait

DARI CENGKEH Jadilah PRESIDEN PRABOWO, DORA SIGAR Dan JEJAK SEJARAH Sulut, Akankah Gub Sulut YSK WUJUDKAN MONUMEN SEJARAH DAN TOKOH PENDIDIKAN SULUT?
Tambang Emas Ilegal NONA HOA MENCEKAM! Brami Rompas Disebut, Keluarga Lantong Dilaporkan Dugaan Penipuan Jual Tanah,Kerusakan Lingkungan Lawan Instruksi Tegas Presiden Prabowo
PETI NONA HOA MEMANAS! Nama Brami Rompas Disebut dalam Polemik, Keluarga Lantong Dilaporkan Terkait Dugaan Penipuan Tanah
TONOM–IBULIAN BERDAMAI! Konflik Berakhir, Polda Sulut–Kodam XIII/Merdeka Fasilitasi Kesepakatan Damai
Dari Polda Sulut ke Polres Boltim, Iptu Steven Leonard Rumapea Resmi Emban Jabatan Kasat Reskrim
Tampil Beda Sambut Kemerdekaan, Kapolsek Urban Kotabunan Boltim AKP Tezza A. Arbie Kobarkan Semangat Pramuka dan Cinta Tanah Air
“CIE DEDE MUNCUL TENGAH MALAM DI POLDA SULUT! Didampingi Kuasa Hukum, Dugaan Tambang Ilegal PETI Emas Miliknya”?
Komjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran Dinilai Masuk Bursa Calon Kuat Kapolri, Apresiasi Kinerja Polda Sulut dan Polresta Manado Targetkan Layanan 110 Makin Responsif
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:01

DARI CENGKEH Jadilah PRESIDEN PRABOWO, DORA SIGAR Dan JEJAK SEJARAH Sulut, Akankah Gub Sulut YSK WUJUDKAN MONUMEN SEJARAH DAN TOKOH PENDIDIKAN SULUT?

Rabu, 30 September 2026 - 10:46

Tambang Emas Ilegal NONA HOA MENCEKAM! Brami Rompas Disebut, Keluarga Lantong Dilaporkan Dugaan Penipuan Jual Tanah,Kerusakan Lingkungan Lawan Instruksi Tegas Presiden Prabowo

Selasa, 29 September 2026 - 12:20

PETI NONA HOA MEMANAS! Nama Brami Rompas Disebut dalam Polemik, Keluarga Lantong Dilaporkan Terkait Dugaan Penipuan Tanah

Kamis, 24 September 2026 - 20:10

TONOM–IBULIAN BERDAMAI! Konflik Berakhir, Polda Sulut–Kodam XIII/Merdeka Fasilitasi Kesepakatan Damai

Selasa, 1 September 2026 - 13:36

Dari Polda Sulut ke Polres Boltim, Iptu Steven Leonard Rumapea Resmi Emban Jabatan Kasat Reskrim

Berita Terbaru