MANADO – GlobalNewsNusantara.ID – Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri), Komjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si., melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Utara, Kamis (23 Juli 2026). Dalam agenda tersebut, ia mengunjungi Polda Sulut dan Polresta Manado untuk memastikan peningkatan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat terus berjalan.
Dalam berbagai kalangan, nama Komjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran kerap disebut sebagai salah satu figur yang dinilai masuk dalam bursa calon kuat Kapolri berkat rekam jejak kepemimpinan dan pengalaman panjangnya di institusi Polri.
Terlepas dari berbagai penilaian tersebut, fokus utama kunjungan kerjanya di Sulawesi Utara adalah memperkuat pelayanan publik serta meningkatkan kecepatan respons kepolisian terhadap masyarakat.
Sebelum meninggalkan Sulawesi Utara, Komjen Fadil Imran melaksanakan Salat Jumat di kawasan Bandara Internasional Sam Ratulangi, kemudian bersilaturahmi dan makan siang bersama jajaran Pejabat Utama Polda Sulut, di antaranya Irwasda Polda Sulut Kombes Pol. Amin Litarso, didampingi Wakapolda Sulut Brigjen Pol. Awi Setiyono, S.I.K., M.Hum.
Dalam keterangannya kepada awak media, Komjen Fadil Imran memberikan apresiasi atas peningkatan kinerja layanan Call Center Polri 110 di wilayah Polda Sulut.
“Tahun lalu tingkat respons terhadap panggilan masyarakat berada di kisaran 77 persen. Saat ini sudah mencapai sekitar 85 persen. Ini merupakan peningkatan yang patut diapresiasi dan saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Polda Sulut,” ujarnya.
Namun demikian, menurutnya, keberhasilan layanan kepolisian tidak hanya diukur dari kemampuan menerima panggilan masyarakat.
“Tolak ukur berikutnya adalah seberapa cepat anggota tiba di tempat kejadian perkara (response time) dan bagaimana setiap laporan masyarakat benar-benar dapat diselesaikan dengan baik. Itulah target yang terus kita dorong,” tegasnya.
Ia juga menyebut Polresta Manado layak menjadi salah satu contoh bagi satuan kewilayahan lain dalam pengelolaan layanan kepolisian kepada masyarakat.
“Saya telah mengarahkan para Kapolres agar menjadikan Polresta Manado sebagai salah satu referensi pembelajaran. Bagi Polres yang masih perlu peningkatan, saya sudah meminta Kapolda dan Wakapolda untuk melakukan pembinaan sehingga kualitas pelayanan dapat semakin baik,” katanya.
Komjen Fadil Imran juga memahami tantangan yang dihadapi wilayah kepulauan di Sulawesi Utara, terutama berkaitan dengan kondisi geografis dan keterbatasan sarana pendukung.
“Kita memahami masih ada kendala geografis dan teknis. Semua akan diperbaiki secara bertahap sesuai kemampuan negara. Harapan kami, seluruh Polda di Indonesia mampu mempertahankan tingkat keberhasilan layanan di atas 85 persen, bukan hanya menerima telepon masyarakat, tetapi juga mampu menyelesaikan setiap persoalan yang dilaporkan,” jelasnya.
Selain peningkatan kualitas sumber daya manusia, Astamaops Kapolri juga menyoroti perlunya penambahan sarana operasional seperti kendaraan patroli dan perangkat komunikasi guna menunjang pelayanan kepolisian yang semakin profesional, modern, dan dipercaya masyarakat (Zulkifli Abidjulu)









