Sambut HUT Bhayangkara Ke-79, Polda Sulteng Gelar Doa dan Dzikir Dengan Menghadirkan Ustad Das’ad Latif

Kamis, 19 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sambut HUT Bhayangkara Ke-79, Polda Sulteng Gelar Doa dan Dzikir Dengan Menghadirkan Ustad Das’ad Latif

Sambut HUT Bhayangkara Ke-79, Polda Sulteng Gelar Doa dan Dzikir Dengan Menghadirkan Ustad Das’ad Latif

Palu – GlobalNewsNusantara.ID Dzikir dan Doa Bersama dalam Rangka Pembinaan Tradisi Peringatan Ke-79 Hari Bhayangkara Tahun 2025 dilaksanakan Polda Sulteng di Masjid Ar Rahman Polda Sulteng, menghadirkan ustadz kondang Dr. Das’ad Latif, S.Sos., S.Ag., P.hd, Rabu (18/6/2025) malam.

Acara turut dihadiri Wakapolda Sulteng Brigjen Pol. Dr. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, Irwasda, pejabat utama Polda Sulteng, Ketua dan Pengurus Daerah Bhayangkari Sulteng.

Doa dan Dzikir menjadi khidmat dibawah panduan KH. Mustain Abdillah yang biasa disapa Gus Mus, pimpinan Pondok Pesantren An Nahdiyah Darussohabah, Sigi Biromaru Kab. Sigi.

Sambutan Kapolda Sulteng dibacakan Brigjen Pol. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf antara lain mengatakan, momentum Hari Bhayangkara bukan sekedar perayaan, namun menjadi saat yang tepat bagi kita semua untuk merenung, bermuhasabah dan memperkuat spiritualitas, agar dalam setiap langkah pengabdian kita sebagai insan Bhayangkara senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT.

“Melalui Dzikir dan doa bersama ini, kita memohon kepada Allah SWT agar memberikan kekuatan lahir dan batin kepada seluruh personel Polda Sulteng dalam mengemban amanah sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat,” kata Wakapolda Sulteng.

Lanjut Wakapolda juga mengatakan, melalui tema “Polri Untuk Masyarakat” mari kita jadikan momen ini untuk meneguhkan komitmen kita dalam memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Wakapolda juga mengajak kepada seluruh personel untuk terus mempererat tali silaturahmi, memperkuat keimanan dan menjaga perdsatuan. Jadikan tugas yang diemban sebagai ladang ibadah dan pengabdian dengan penuh keikhlasan, integritas dan semangat juang.

Sementara itu ustad Das’ad Latif dalam tausyahnya dihadapan Bhayangkara dan Bhayangkari di Polda Sulteng mengingatkan bahwa kekuasaan dan jabatan tidak selamanya bertahan. Ustadz Das’ad mengingatkan bahwa semua hal di dunia ini pada akhirnya berada dalam kendali Allah.

“Kalau Allah punya mau, apapun bisa terjadi,” tambahnya, menekankan bahwa karier dan jabatan adalah titipan yang sewaktu-waktu bisa dicabut.

Dalam ceramahnya, ia kemudian mengingatkan para polisi untuk menjalankan tugas mereka dengan baik. Menurutnya, menjadi polisi yang baik tidak hanya memberi manfaat di dunia, tetapi juga akan mendapatkan pahala di akhirat.

“Jadi kalian jadi polisi yang baik saja. Kalau kalian jadi polisi yang baik lalu targetmu tidak tercapai, pahala ada, akhirat menunggu,” ujarnya.

Ustadz Das’ad juga memperingatkan bahwa menghalalkan segala cara dalam mencapai keinginan tidak akan membawa kebahagiaan.

Ustadz Das’ad menegaskan bahwa seorang polisi harus mampu menjalankan tugasnya dengan jujur dan adil, tanpa perlu mengorbankan prinsip demi kepentingan pribadi.

Menurutnya, menjadi polisi yang baik tidaklah sulit jika dilakukan dengan niat tulus untuk melayani masyarakat. “Maka jadi polisi yang baik saja. Jadi polisi yang baik itu tidak susah,” ujarnya lagi, menekankan bahwa tugas utama polisi adalah mengayomi, melindungi, dan melayani masyarakat.

Ustadz Das’ad juga mengingatkan bahwa jabatan sebagai polisi adalah amanah besar yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya. Ia menyayangkan jika ada oknum polisi yang lebih mementingkan ambisi pribadi ketimbang menjalankan tugasnya dengan baik.(Kif)

Berita Terkait

HABIB JAFAR ALAYDRUS, Masa Depan Alkhairaat: Abnaulkhairaat Diminta Waspada Jaga Misi dan Khitthoh Guru Tua
TONOM–IBULIAN BERDAMAI! Konflik Berakhir, Polda Sulut–Kodam XIII/Merdeka Fasilitasi Kesepakatan Damai
Ikhtiar Minta Hujan, Pemkab Boltara Gelar Sholat Istisqa di Ponpes Alkhairaat Bintauna
Doa Bersama Dorong Percepatan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Wasian
Polres Tolitoli Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Teladani Akhlak Rasulullah dalam Semangat Polri Presisi
Bupati Boltara Hadiri Maulid Nabi 1448 H, Tradisi Dzikillo Jadi Penguat Identitas Budaya
Maulid Nabi 1448 H, Pemkab Boltara Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah
Bupati Sirajudin Lasena Ajak Ormas Islam Se-Boltara, Perkuat Persatuan dan Dukung Program Daerah
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 08:30

HABIB JAFAR ALAYDRUS, Masa Depan Alkhairaat: Abnaulkhairaat Diminta Waspada Jaga Misi dan Khitthoh Guru Tua

Kamis, 24 September 2026 - 20:10

TONOM–IBULIAN BERDAMAI! Konflik Berakhir, Polda Sulut–Kodam XIII/Merdeka Fasilitasi Kesepakatan Damai

Rabu, 16 September 2026 - 08:53

Ikhtiar Minta Hujan, Pemkab Boltara Gelar Sholat Istisqa di Ponpes Alkhairaat Bintauna

Rabu, 2 September 2026 - 11:05

Doa Bersama Dorong Percepatan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Wasian

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:04

Polres Tolitoli Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Teladani Akhlak Rasulullah dalam Semangat Polri Presisi

Berita Terbaru