GlobalNews Nusantara.id
Salah satu pengurus partai politik di Sulawesi Tengah di duga palsukan dokumen penting saat pesta demokrasi tahun 2024.
Hal ini baru saja terbongkar setelah beberapa orang mencurigai adanya permainan kotor yang di lakukan oleh pelaku yaitu memalsukan tanda tangan pimpinan partai guna meloloskan rekomendasi pergantian pengurus di beberapa kabupaten di Sulawesi Tengah.
Berangkat dari kecurigaan tersebut beberapa pengurus di tingkat kabupaten melibatkan media melakukan investigasi bersama tim ke beberapa instansi/ bidang yang turut mengeluarkan dokumen-dokumen penting itu, dan hasilnya sekian banyak nama-nama pengurus yang mencalonkan sebagai anggota legislatif 2024 di tingkat kabupaten dan provinsi dari Partai tersebut tidak terdaftar di sana. Adapun dokumen tersebut di keluarkan oleh salah satu rumah sakit di daerah Sigi Biromaru provinsi Sulawesi Tengah.
Hal tersebut tentunya mencoreng nama baik partai politik itu sendiri.
Adapun dalam surat keterangan tersebut tertera kop dinas kesehatan,hari, tanggal dan jam pengambilan sampel air kemih, 6 parameter hasil pemeriksaan,tanda tangan pemeriksa hingga tanda tangan dokter penanggung jawab laboratorium.
Tidak terima dengan dokumen yang di duga palsu tersebut, sejumlah mantan caleg dari partai itu siap mengadukan kasus ini ke Polda Sulawesi Tengah.
Atas kasus yang berkaitan dengan dokumen penting ini, para korban telah di terima kuasa hukum Adv. H. Eka Pontoh, S.H.,M.H.,C.Md yang akan mendampingi para korban.
Di hubungi secara terpisah, Adv. H. Eka Pontoh membenarkan adanya aduan ke pihaknya terkait pemalsuan tandatangan pimpinan partai,hingga pemalsuan dokumen penting saat kontestasi politik 2024 silam. Terkait perkembangan kasus ini akan di beritakan pada edisi selanjutnya.(Heny-Global)









