MANADO – GlobalNewsNusantara.ID Kepastian pucuk pimpinan birokrasi di Sulawesi Utara akhirnya mencapai titik final. Pemerintah pusat melalui Tito Karnavian resmi “mengunci” satu nama untuk jabatan strategis Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara (Sekprov Sulut), menandai dimulainya babak baru pemerintahan daerah.
Sosok yang ditetapkan adalah Tahlis Gallang, yang kini sah secara administratif sebagai Sekprov definitif setelah Surat Keputusan (SK) resmi diterbitkan oleh Kementerian Dalam Negeri.
Pengumuman penting ini disampaikan langsung oleh Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, dalam forum resmi Rapat Paripurna DPRD Sulut saat penyampaian LKPJ Tahun 2025, Kamis (23/4/2026).
“SK Sekprov definitif sudah ada. Tinggal menunggu pelantikan,” tegas Gubernur di hadapan para legislator, menandakan seluruh proses telah rampung tanpa hambatan.
Dengan keluarnya SK dari Mendagri, posisi Sekprov kini tinggal menunggu momentum pelantikan yang disebut-sebut akan digelar pada awal Mei 2026. Informasi yang beredar kuat mengarah pada tanggal 4 Mei sebagai hari penetapan resmi.
Penunjukan Tahlis Gallang dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat mesin birokrasi di bawah komando Yulius Selvanus. Peran Sekprov sebagai “panglima ASN” akan sangat menentukan arah percepatan pembangunan dan efektivitas jalannya pemerintahan.
Publik kini menaruh ekspektasi tinggi terhadap sinergi kepemimpinan antara Gubernur dan Sekprov, terutama dalam menghadirkan birokrasi yang lebih responsif, profesional, dan berorientasi pada hasil nyata.
Jika pelantikan berjalan sesuai jadwal, maka awal Mei 2026 akan menjadi titik awal konsolidasi besar-besaran di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara—sebuah fase baru yang diyakini akan membawa perubahan signifikan bagi daerah Nyiur Melambai.(Kif)








