Pengancaman Gunakan Senajata Api Kembali Terjadi, Polda Sulut Olah TKP Dan Datangi Rumah Ci Dede Diratatotok Mitra

Sabtu, 14 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengancaman Gunakan Senajata Api Kembali Terjadi, Polda Sulut Olah TKP Dan Datangi Rumah Ci Dede Diratatotok Mitra

Pengancaman Gunakan Senajata Api Kembali Terjadi, Polda Sulut Olah TKP Dan Datangi Rumah Ci Dede Diratatotok Mitra

Mitra – GlobalNewsNusantara.ID Gerak cepat dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sulawesi Utara (Sulut) menindak lanjuti laporan kasus dugaan pengancaman dengan menggunakan senjata api (Senpi) Desa Ratatotok Timur, Kecamatan Ratatotok Minahasa Tenggara (Mitra).

Kasus itu sendiri dilaporkan oleh Jemmy Mosey warga Desa Touluaan, ia datang dan langsung melapor ke Polda Sulut kepada yang terduga pelaku pengancaman menggunakan Senpi yakni AFRP alias Eddy.

Informasi ini didapat, dari Direskrimum Polda Sulut di bawah pimpinan IPDA Yudith Agrianto Supa SH, MH mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) di kediaman Dede di Desa Ratatotok Timur, guna melakukan olah TKP, Sabtu 14 Juni 2025.

Selama beberapa jam tim Dirreskrimum Polda Sulut di lokasi kejadian sempat mengambil sejumlah keterangan. “Tim dari Dirreskrimum Polda Sulut mendatangi TKP di rumah Ci Dede di Desa Ratatotok Timur,” ungkap sumber ke media.

Kasus dugaan pengancaman menggunakan senjata api (Senpi) yang dilakukan AFRP alias Eddy kepada Jemmy Mosey pada 2 Juni 2025 di Desa Ratatotok Timur, Kecamatan Ratatotok Minahasa Tenggara (Mitra).

Jemmy Mosey warga Desa Touluaan, Mitra pun resmi melaporkan AFRP alias Eddy di Mapolda Sulawesi Utara (Sulut) pada Senin 9 Juni 2025.

Dalam laporannya, Jemmy Mosey menerangkan bahwa pada 2 Juni 2025 sekitar pukul 22.00 Wita, dirinya bersama beberapa rekannya mengunjungi tempat kejadian perkara (TKP) dengan maksud menanyakan upah yang harus dibayarkan Dede selaku pemilik lokasi pertambangan emas yang mempekerjakan Jemmy Mosey beserta rekan-rekannya.

Namun, dalam keterangan Jemmy Mosey, saat tiba di rumah yang dimaksud, dirinya bersama beberapa rekannya disambut tidak baik oleh AFRP alias Eddy.

Sempat terjadi cekcok dan AFRP alias Eddy tiba-tiba masuk ke dalam rumah.

Setelah itu, AFRP alias Eddy keluar lagi namun sudah menggunakan rompi. Diduga, di rompi itu terselip senjata api (Senpi).

AFRP alias Eddy kemudian kembali menemui Jemmy Mosey dan kawan-kawan dan cekcok pun kembali tak terhindarkan.

Saat terjadi cekcok kedua itulah AFRP alias Eddy mencabut sesuatu yang diduga senjata api (Senpi) dan mengancam Jemmy Mosey.

Akibatnya, Jemmy Mosey merasa terancam dan melaporkan AFRP alias Eddy ke Mapolda Sulut.

Kasus ini sendiri menambah deretan panjang kasus yang terjadi akibat pertambangan emas ilegal di wilayah Ratarotok, Mitra.

Kasus ini pun mendapat perhatian serius sejumlah elemen di Sulut.

Sejumlah pihak mendesak aparat penegak hukum segere menyikapi kasus tersebut secara tegas dan serius, agar tidak berkepanjangan dan menimbulkan konflik horizontal jangka panjang. “Kami minta ini segera diproses sesuai hukum yang berlaku,” kata Pos Bantuan Hukum (Posbakum)
Komite Advokasi Nasional Indonesia (KANNI) Sulawesi Utara (Sulut).
Sehan Ambaru SH.(Kif)

Berita Terkait

Doa Bersama Digelar, Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Bukit Tinggi Didorong Lebih Cepat
Geger Minut! Oknum Guru Honorer Asal Papua Diamankan URC Resmob Polda Sulut, Bawa 7 Peluru Aktif Sebelum Pulang ke Papua
Doa Bersama Dorong Percepatan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Wasian
Dugaan Pencabulan Sesama Siswa Laki Laki Geger di Minahasa, Keluarga Korban Tempuh Jalur Hukum ke Polda Sulut Demi Keadilan dan Mengungkap Kebenaran
Eka Diky Mantik, S.Pak., LL.B., LL.M. Tegaskan Transparansi Anggaran Desa, Dugaan Tunggakan Honor Kepala Sekolah dan Guru PAUD Kendista Minut Jadi Sorotan Publik
Debat Hukum Tua Pineleng Satu Timur Memanas! Noni dan Stenly Adu Gagasan BLT, Thia Tampil Adem Namun Tajam
Resmi Dilantik! Tahlis Gallang Jadi Sekprov Sulut, Aktivis Calvin Castro Dukung Penuh Gubernur YSK, BMR Solid Dukung Percepatan Birokrasi
“Tambang Emas PETI Diduga Milik Kiki Mewo Menggeliat Lagi, Kasat Reskrim Mitra Disorot ‘Tutup Mata’ — Instruksi Presiden dan Kapolri Dipertanyakan”
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:59

Doa Bersama Digelar, Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Bukit Tinggi Didorong Lebih Cepat

Kamis, 3 September 2026 - 16:06

Geger Minut! Oknum Guru Honorer Asal Papua Diamankan URC Resmob Polda Sulut, Bawa 7 Peluru Aktif Sebelum Pulang ke Papua

Rabu, 2 September 2026 - 11:05

Doa Bersama Dorong Percepatan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Wasian

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:38

Dugaan Pencabulan Sesama Siswa Laki Laki Geger di Minahasa, Keluarga Korban Tempuh Jalur Hukum ke Polda Sulut Demi Keadilan dan Mengungkap Kebenaran

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:05

Eka Diky Mantik, S.Pak., LL.B., LL.M. Tegaskan Transparansi Anggaran Desa, Dugaan Tunggakan Honor Kepala Sekolah dan Guru PAUD Kendista Minut Jadi Sorotan Publik

Berita Terbaru