Globalnewsnusantara.id
Bupati Buol Risharyudi Triwibowo,M.M, melaksanakan pelantikan terhadap pejabat tertinggi di lingkungan pemerintahan daerah yaitu Sekertaris Daerah,bertempat di aula Pobokidan kantor Bupati Buol,Senin (3/11/2025).
Wakil Bupati Buol Dr. Nasir Dj.Daimaroto,S.H.,M.H,hadir mendampingi Bupati Buol dalam pelantikan tersebut. Kegiatan ini juga di hadiri oleh asisten I bidang pemerintahan dan kesra, asisten II bidang pembangunan, sejumlah pejabat eselon II dan III,para Camat dan sejumlah kepala bagian.

Bupati Buol Risharyudi Triwibowo,M.M, dalam pidatonya mengatakan bahwa, “Jabatan yang baru di emban oleh penjabat Sekda Buol adalah tanggung jawab yang harus di jalankan terutama tingkat kedisiplinan dan kecintaan terhadap pekerjaan” ucap Bupati Buol.
Bupati juga menambahkan bahwa,”Belanja pegawai Buol saat ini angkanya mendekati 400 miliar rupiah dalam waktu 1 tahun yaitu tahun 2025. Jika di potong 17 persen maka tahun 2027 ada sekitar 100 miliar yang harus di keluarkan dari belanja pegawai itu” ujarnya. Bupati juga lagi-lagi menekankan tentang tanggung jawab sebagai ASN harus benar-benar di jalankan dengan konsekwensinya pendapatan yang rajin dengan yang tidak rajin itu berbeda.
Di kesempatan yang sama, Penjabat Sekda Buol Moh. Yamin Rahim,S.H,M.H, mengatakan bahwa ia membawa tanggung jawab besar terutama dalam hal kedisiplinan pegawai. Salah satu contohnya adalah pada pelantikan Penjabat Sekda Buol kali ini terkesan pejabat yang hadir sangat minim padahal telah di lakukan undangan ke setiap Dinas Badan.
“Memang ada beberapa agenda besar yang harus diselesaikan yang pertama kita menghadapi efisiensi,memang perlu kebersamaan kita seluruh perangkat daerah bagaimana kemudian sama-sama berpikir dan bekerja terutama untuk menaikkan pendapatan asli daerah karena kita juga tidak berkeinginan kalau harus ada yang diberhentikan.tapi itu adalah alternatif terakhir. oleh karena itu kita akan mencoba melakukan bagaimana kemudian masalah disiplin pegawai akan di berlakukan. Bupati telah memberikan penegasan bahwa yang rajin akan kita beri reward dan yang tidak rajin tentu akan di potong gajinya sebagai bentuk motivasi bagi seluruh pegawai” Ujar Yamin Rahim usai di Lantik sebagai PJ.Sekda Buol.(Heny-Global)








