️ Duka Mendalam Dunia: “Sleeping Prince” Arab Saudi Tutup Usia Setelah 19 Tahun Tertidur Panjang ️

Senin, 21 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Duka Mendalam Dunia: “Sleeping Prince” Arab Saudi Tutup Usia Setelah 19 Tahun Tertidur Panjang

Duka Mendalam Dunia: “Sleeping Prince” Arab Saudi Tutup Usia Setelah 19 Tahun Tertidur Panjang

RIYADH – GlobalNewsNusantara.ID Dunia berduka atas wafatnya Pangeran Arab Saudi, Al Waleed bin Khaled bin Talal Al-Saud, yang dijuluki “Sleeping Prince” setelah koma selama hampir dua dekade. Sang pangeran menghembuskan napas terakhirnya pada Sabtu, 19 Juli 2025, di usianya yang ke-35 tahun.

✨ “Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang ridha dan diridai-Nya. Masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku dan ke dalam surga-Ku.”
Demikian kutipan Surah Al-Fajr ayat 27-30 yang dibacakan sang ayah, Pangeran Khaled bin Talal Al-Saud, dalam pernyataan duka yang menyayat hati.

️ “Dengan hati yang yakin pada takdir Allah dan kesedihan mendalam, kami berduka cita atas putra kami tercinta,” tulis keluarga kerajaan dalam pernyataan resmi.

Lahir pada April 1990, Pangeran Al Waleed adalah putra sulung Pangeran Khaled bin Talal Al-Saud dan keponakan miliarder terkenal, Pangeran Al Waleed bin Talal.

Tragedi hidupnya dimulai saat ia berusia 15 tahun. Saat sedang menempuh pendidikan kadet militer di London pada 2005, kecelakaan mobil tragis merenggut kesadarannya dan menyebabkan cedera otak parah serta pendarahan hebat. Sejak saat itu, dunia mengenalnya sebagai “Sleeping Prince”, pangeran yang tertidur panjang.

Kepergiannya hari ini menjadi pengingat bahwa kehidupan dan kematian adalah takdir yang tak terelakkan, seindah apapun kisah manusia di dunia.

️ Selamat jalan Sleeping Prince, semoga engkau beristirahat dalam damai di sisi Tuhanmu. (Kifli Abidjulu)

Berita Terkait

DARI CENGKEH Jadilah PRESIDEN PRABOWO, DORA SIGAR Dan JEJAK SEJARAH Sulut, Akankah Gub Sulut YSK WUJUDKAN MONUMEN SEJARAH DAN TOKOH PENDIDIKAN SULUT?
HABIB JAFAR ALAYDRUS, Masa Depan Alkhairaat: Abnaulkhairaat Diminta Waspada Jaga Misi dan Khitthoh Guru Tua
Indonesia Tolak Beli Drone AS untuk Intai Laut Cina Selatan
Indonesia Bergabung di Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump
Cina Ke As, “Berhenti Jadikan Kami Alasan Caplok Greenland
Dua Hari Kerja, Keluarga Besar Parengkuan Kembalikan Kejayaan Patung Pejuang Tuanku Imam Bonjol di Pineleng — Aksi Spontan yang Menyentil Pemerintah Daerah
Patung Simbol Perjuangan Tuanku Imam Bonjol Terlihat Usang di Pineleng: Aksi Keluarga Parengkuan Viral, Soroti Sikap Diam Pemda
Gempa Bumi 8,7 M di Kamchatka Rusia Berdampak Tsunami Ke Indonesia
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:01

DARI CENGKEH Jadilah PRESIDEN PRABOWO, DORA SIGAR Dan JEJAK SEJARAH Sulut, Akankah Gub Sulut YSK WUJUDKAN MONUMEN SEJARAH DAN TOKOH PENDIDIKAN SULUT?

Sabtu, 26 September 2026 - 08:30

HABIB JAFAR ALAYDRUS, Masa Depan Alkhairaat: Abnaulkhairaat Diminta Waspada Jaga Misi dan Khitthoh Guru Tua

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:56

Indonesia Tolak Beli Drone AS untuk Intai Laut Cina Selatan

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:02

Indonesia Bergabung di Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:39

Cina Ke As, “Berhenti Jadikan Kami Alasan Caplok Greenland

Berita Terbaru