Minut – GlobalNewsNusantara.ID Kapolres Minahasa Utara AKBP Auliya Rifqie A. Djabar, S.I.K., M.Si memastikan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik dalam penanganan serta penegakan hukum tindak pidana yang dilaporkan warga desa Kema bernama Patricia Elisabeth Abraham yang jadi korban Penganiayaan dilakukan oleh oknum Polwan Inisial (CK) yang ditemani temanya inisial (HR) sudah diperiksa oleh penyidik.
Perkara dugaan tindak pidana Penganiayaan yang dialami oleh warga Kema Patricia Elisabeth Abraham yang diduga dilakukan oleh oknum Polwan Inisial (CK), dan tindak pidana lain dalam kekerasan terhadap perempuan dan anak dipolres Minut berlanjut kepengadilan.
Hal ini disampaikan oleh Kapolres Minahasa Utara AKBP Auliya Rifqie A. Djabar, S.I.K., M.Si kepada media Jumat ( 23 Mei 2024) untuk memastikan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik dipolres Minut.
“Perkara dugaan tindak pidana Penganiayaan yang dilaporkan oleh warga untuk perempuan dan anak dipolres Minut berlanjut kepengadilan. terkait oknum Polwan Inisial (CK) yang diduga melakukan Penganiayaan sudah mendapat keterangan dari ahli yaitu dokter. telah terjadi sebuah peristiwa penganiayaan terhadap korban bernama Patricia Elisabeth Abraham dibagian telinga dan bagian tangan korban. diduga dilakukan oleh oknum Polwan Inisial (CK),” ungkap Kapolres Minahasa Utara AKBP Auliya Rifqie A. Djabar, S.I.K., M.Si kepada media.
Lanjut Kapolres Minut AKBP Auliya Rifqie A. Djabar, S.I.K., M.Si Perkara dugaan tindak pidana Penganiayaan yang dilakukan oleh terduga oknum Polwan Inisial (CK) yang ditemani temannya inisial (HR) yang turut serta ke lokasi sudah diperiksa oleh penyidik Polres Minut. Kapolres Minut memastikan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik dalam penanganan serta penegakan hukum tindak pidana.(Kif)







